KUNINGAN (CT) – Harga sejumlah komoditas sembilan bahan pokok
(sembako) di pasar tradisional Kabupaten Kuningan terpantau stabil.
Namun untuk harga daging, seperti ayam potong dan sapi masih mahal,
yakni bertengger diharga Rp. 35 ribu dan Rp. 120 ribu per kilogram.
Eman (45), pedagang sembako di Pasar Cilimus mengatakan, sebelum
lebaran hingga saat ini harga sembako masih relatif stabil, kecuali
harga ayam potong dan daging sapi yang masih tergolong mahal.
“Untuk bahan-bahan pokok seperti terigu masih seharga Rp. 6.000/
kilogram untuk yang jenis biasa dan Rp. 7.500/ kilogram untuk terigu
segitiga, gula pasir dan gula merah masing-masing Rp. 12.000 dan Rp.
13.500 per kilogram, dan untuk harga telur sendiri mengalami penurunan
seribu rupiah, menjadi Rp. 19.000/ kilogram. Sedangkan yang masih tinggi
harganya yaitu daging ayam dan daging sapi, sekitar Rp. 35 ribu dan Rp.
120 ribu tiap kilogramnya,” terang Eman kepada CT, Senin (27/07).
Sejak H+1, dia melanjutkan, harga sembako belum mengalami penurunan
signifikan, tapi masih bisa dikatakan normal. Hal ini disebabkan karena
mayoritas pedagang sembako di pasar tersebut masih menjual stok barang
yang dikirim sebelum lebaran.
“Ya karena para pemasok barang dari Jakarta dan Cirebonnya banyak
yang belum beroperasi. Selain itu, kondisi pasar yang sepi semakin
mengurangi permintaan terhadap bahan-bahan pokok yang saya jual,”
katanya. (Ipay
Tidak ada komentar:
Posting Komentar